Pembantaian manusia serigala

(sebuah ilusi imajinasi mimpi)

  Jauh sebelum pertengahan abad ke tujuh belas, sebelum para penjajah menginjakkan kaki di indonesia. Di ujung timur selatan pulau jawa hiduplah sekelompok suku pemburu. mereka berburu apa saja. harimau, kijang, gajah juga rusa jika ada. apabila nampaknya enak untuk dimakan maka mereka makan, jika tidak maka kulit atau bulu bulu hewan tersebut akan mereka jadikan pernak pernik. Namun hari hari terahir ini tak begitu banyak hewan hewan besar yang terlihat, kijang atau rusa yang biasanya mereka jadikan santapan pun sudah sangat jarang terlihat, apakah mereka semua sudah punah karena terlalu sering diburu? sudah lima hari ini mereka tidak makan, mereka sudah sangat kelaparan. melihat banyak serigala serigala yang tampaknya tak berkurang populasinya, bahkan nampaknya malah bertambah seorang kepala suku pun memanah seekor serigala untuk diberikan kepada anak anak nya yang sudah kelaparan. ia mengolah serigala itu sebisa mungkin agar menjadi makanan yang lezat. dan tak disangka ternyata anak anaknya sangat lahap memakan daging serigala tersebut.
***
ketika malam hari semakin larut, saat semua orang terpulas. serigala mengaung bersahutan disekitar pemukiman mereka. mendengar itu sang kepala suku tak bisa tidur, ia berfirasat buruk. ahirnya ia memutuskan keluar untuk melihat keadaan sekitar, namun ia sangat terkejut ketika melihat banyak serigala dengan mata menyala  dan air liur yang mentes dari mulut mereka yang mengepung pemukimannya. ia pun berteiak hu ha hu ha sambil memukul mukulkan tongkatnya ketanah,semua anggota suku segera keluar mendengar pertanda bahaya itu. sang kepala suku menjelaskan bahwa ia telah membunuh satu diantara serigala serigala itu siang tadi, dan kemungkinan mereka serigala serigala itu ingin menuntut. tak perlu waktu lama serigala serigala itu berlari ke arah mereka seakan siap untuk menerkam mereka satu persatu. spontan saja mereka kalang kabut menerima serangan dadakan itu. dengan menggunakan senjata seadanya mereka melawan serigala serigala itu, anak anak kecil berlarian. serigala serigala tersebut benar benar kuat, tak layaknya serigala pada umumnya. setelah beberapa lama mereka semua bertarung banyak orang dari suku tersebut yang tewas mengenaskan, sang kepala suku pun tewas. namun serigala serigala pun juga banyak yang mati. sebagian berhasil melarikan diri.
***
selang beberapa hari setelah kejadian itu, suku tersebut mengadakan pesta pengangkatan kepala suku baru dengan menggunakan bangkai bangkai serigala tersebut sebagai santapan mereka. jauh dari situ anak kepala suku pertama merenung sendiri, ia sedih karena teringat ayahnya. saat seperti itu ia mendengar anak seigala yang sedang kesakitan di balik semak semak. ia menghampirinya dan terlihat seorang anak serigala yang terluka kakinya , segera saja ia mencari dedaunan untuk dijadikan ramuan untuk mengobati serigala tersebut. sedangkan saat para suku sedang asiknya berpesta pora tiba tiba saja sekawanan serigala menyerang mereka, mereka dibantai habis habisan sampai semuanya tewas mengenaskan.serigala serigala itu masih saja berputar putar disekitar pemukiman suku tersebut sambil mengendus ngendus seperti mencari sesuatu. begitu melihat sang anak kepala suku kembali serigala serigala itu langsung saja mereka siap menerkam bocah kecil tersebut,namun begitu melihat anak serigala kecil dipelukannya mereka mengurungkan niatnya. anak kecil itu terkejut begitu meihat banyak orang orang sukunya sudah tergeletak tewas. ia langsung saja melepas anak serigala tersebut dari pelukannya. ia menangis sejadinya karena semua orang telah tewas dibantai serigala serigala itu. tiba tiba saja serigala serigala itu berubah wujud menjadi manusia, begitupun serigala kecil yang ditolongnya tadi. ternyata mereka semua adalah manusia manusia setengah serigala, mereka mengatakan bahwa serigala yang dibunuh ayahnya dan yang dimakannya adalah istri seorang raja manusia serigala.pantas saja jika mereka semua membalas dendam dengan membantai seluruh anggota suku, namun karena anak kecil itu berbaik hati telah menolong serigala kecil yang ternyata adalah putra dari raja manusia serigala tersebut ia di ajak untuk ikut hidup bersama dengan manusia manusia serigala tersebut.
***
kelak jika anak itu sudah dewas ia akan mengerti apa yang sedang terjadi dihadapannya sekarang, dan pasti ia kan memahami arti kata sebuah dendam. dendam ayahnya yang telah dibunuh secara mengenaskan oleh serigala serigala tersebut. pembantaian masih belum berhenti selagi masih ada dendam dan kebencian. pembantaian masih terus berlanjut, hingga kini yang terjadi diantara manusia manusia yang berhati serigala.

0 komentar:

Posting Komentar